Depok-Perkembangan teknologi di era revolusi industry 4.0 telah banyak merubah tatanan kehidupan manusia, diantaranya aspek pendidikan dan penerapan teknologi didalamnya, kali ini Madrasah Aliyah Al-Karimiyah memanfaatkan teknologi dalam proses pemilihan Ketua OSIS periode 2022-2023 melalui sistem E-Voting. Pemilihan ketua OSIS dengan sistem E-Voting telah dilaksanakan semenjak tahun 2021 dan beerlanjut hingga tahun 2022, pemanfaatan teknologi ini dinilai lebih efisien dan akurat dalam hal perhitungan suara, pemilihan tahun ini diikuti oleh seluruh siswa Madrasah Aliyah Al-Karimiyah sebanyak 246 siswa dengan jumlah calon ketua osis sebanyak tiga pasangan.
Kegiatan pemilihan ketua OSIS dimulai pukul 10.00 WIB, para siswa langsung diberikan user dan password untuk masuk kedalam aplikasi e-voting yang dikembangkan oleh operator sekolah MA Al-Karimiyah, satu persatu siswa dipanggil dan menuju bilik pemilihan, proses memilih cukup singkat karna hanya memakan waktu kurang dari 1 menit. Di dalam bilik para siswa cukup memasukan user dan password dan langsung memilih tombol “vote” pada pasangan calon yang dipilih.
Ada tiga pasangan calon ketua osis pada periode 2022-2023 yaitu Farhan Fadhilah dan Annisa, Ibnu Rafi dan Nabila Alifia, M. Faiz Mubarok A dan Khansa Zahira. Setelah para siswa melakukan pemilihan di bilik suara hasil voting akan langsung terekam pada server aplikasi E-Votting.
Aplikasi E-Voting dikembangkan oleh operator MA-Al-Karimiyah Bpk. Sutrisna, S.Pd, dengan menggunakan sistem E-Voting ini siswa merasa terbantu dan senang karena proses penghitungan hasil suara menjadi lebih cepat, ini juga sebagai bentuk pengenalan terhadap penggunaan teknologi bagi para siswa dan siswi MA Al-Karimiyah.
Dalam pemilihan kali ini suara yang didapat para pasangan calon cukup ketat, dimana pasangan Farhan dan Annisa mendapat xxxx suara, Ibnu Rafi dan Nabila mendapat xxxx suara, Faiz Mubarok dan Khansa mendapat xxx suara, dengan perolehan tersebut maka pasangan Farhan dan Annisa menjadi Ketua dan wakil OSIS periode 2022-2023.
Wakil Ketua bid. Kesiswaan, H. Heri Suhaeri mengatakan bahwa kegiatan ini adalah proses pembelajaran dimana menang dan kalah adalah hal biasa untuk melatih mental para siswa sebagai bekal hidup di masyarakat

