

Kota Depok– Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama Madrasah Aliyah (MA) Al Karimiyah Kota Depok pada Senin pagi (20/4). Ratusan siswa, guru, dan staf kependidikan berkumpul untuk melaksanakan upacara bendera rutin. Namun, ada yang berbeda dalam amanat upacara kali ini. Bapak Masduki A. Sayuti, M.Pd yang bertindak sebagai Pembina Upacara, memberikan penekanan khusus mengenai tantangan generasi muda di dunia maya.
Dalam amanatnya, Bapak Masduki menyampaikan bahwa menjadi siswa di era digital menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis menggunakan smartphone atau komputer. Menurutnya, literasi digital adalah kunci agar siswa tidak tergilas oleh arus informasi yang begitu cepat. sesuai dengan harapan kemenag dengan platform digitalnya pusaka.
“Literasi digital bukan hanya soal mahir mengetik atau mencari informasi di Google. Lebih dari itu, ini adalah tentang kecakapan berpikir kritis, etika berkomunikasi, dan kemampuan memilah mana informasi yang bermanfaat serta mana yang membawa mudarat,” ujar Bapak Masduki di hadapan para peserta upacara.
Bapak Masduki menyoroti tiga poin utama yang harus dipedomani oleh seluruh siswa MA Al Karimiyah dalam berinteraksi di media sosial:
Melalui narasi ini, pihak madrasah berharap para siswa MA Al Karimiyah dapat menjadi pelopor pengguna internet sehat di lingkungan masyarakat. Bapak Masduki menutup amanatnya dengan mengingatkan bahwa teknologi adalah alat yang jika digunakan dengan bijak akan mengangkat derajat seseorang, namun jika disalahgunakan dapat merusak masa depan.
Upacara diakhiri dengan doa bersama dan pembubaran barisan yang berlangsung tertib. Pesan tentang literasi digital ini diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa dalam menjalani aktivitas akademik maupun sosial di era digital yang semakin kompleks.
![]() |
H. Muhammad Nahdlo, S.Pd, SHKepala Sekolah
|
kerennnnnn
Tinggalkan Komentar